Salahkah?
S emua orang memandangku dengan tatapan (apa yang gadis itu kenakan? jelek sekali) yang tajam.. Membuatku merasa seakan-akan aku tidak pernah baik dimata orang banyak. Aku sadar, bak bersaing di arena balap liar untuk mendapatkan perhatianmu. Telah banyak cara kulakukan agar kau menyadari hadirku, yang diam-diam mengagumimu. Menyimpan rasa padamu. Yang tanpa pernah kau ketahui. Atau mungkin.. kau tahu, tapi enggan perduli.. Salahkah aku memiliki rasa ini untukmu? dan berharap bukan hanya aku yang merasakan "perasaan" ini. Tuhan yang memberi rasa ini padaku.. Rasa kagum akan dirimu, tenang bila memandangmu, namun tak bernyali saat berhadapan denganmu. Pengecut. Aku memang seorang pengecut. Yang hanya berani melihamu dari kejauhan, merasakan angin lembut membelai pipiku sesambil memandangmu.. dan memejamkan mata lalu menghirup segarnya udara yang melintas saat sesudah menatapmu. Namun saat kita berpa-pasan di lorong koridor sekolah, lapangan basket, atau saa...