Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Terimakasih, telah memutuskan untuk pergi.

Gambar
"lewat karya dia berbicara; merupa, menulis, bercerita pada dunia tentang lelaki yang dahulu bertahta pada deretan paling atas dalam hatinya. dia mencinta lelaki yang jelas-jelas tidak mencintainya" -wira nagara kepada sesiapapun yang pernah datang, lalu kemudian hilang. kepada ia yang pernah mengetuk, namun enggan masuk. dan kepada kamu, yang pernah ingin singgah lalu berpikir tak usah . setelah patah hati terakhirku, kuputuskan untuk tidak membiarkan siapapun untuk mendekat. bukan karena aku tidak berhasil 'move on' dari ia yang pernah mencipta luka. bukan pula karena aku tidak menemukan seseorang seperti ia yang dulu ku puja. hanya saja setelah tragedi patah hati itu, rasa-rasanya semua yang ingin mengucap "hai" sudah terdengar seperti "selamat tinggal" bagiku. lalu jika itu adanya, apa yang harus diselamati dari 'selamat tinggal' ? baguslah jika seseorang itu mengucapkan perpisahan, namun jika yang terjadi adalah bak diba...