Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

perihal cinta perempuan mabuk

Gambar
penghujung bulan April, waktu itu hujan turun hari Kamis kau tidak akan pernah sama, dengan mereka yang aku tulis, adalah sesuatu yang kini tak henti-henti aku pikir, lalu menangis. kau bilang: "lama-lama sabarku padamu akan habis" sejak kau pilih bahwa dariku, ia lebih manis. sayang, kuberi tau sesuatu, rupa cantik milik perempuan lain yang kau pandang-pandangi itu, belum tentu memiliki mata yang sanggup menangisimu disepertiga malamnya, belum tentu memiliki bibir yang sanggup mengucap amin paling serius dalam setiap rapal doa, setiap kali tangannya menengadah menghadap langit, setiap kali dadanya sesak menahan sakit, setiap kali ia bercerita pada Tuhannya yang Maha Baik. belum tentu sayang, belum tentu. lihat dia, matanya memerah, pipinya sembap seperti orang sedang mabuk. setiap cemburu yang kau anggap remeh itu adalah aku yang mati-matian menjaga ruang didekat jantung yang mereka namai hati. setiap gelisah yang kau biarkan adalah aku yang sendiria...