sembilan yang ke enam-belas, kusambut kau penuh ikhlas.
hari ini udara terasa lebih tebal dari biasanya kepalaku memutar ulang tentangmu berkali-kali hingga sampai di tahap tak mampu lagi hingga bantal tidurku basah hatiku tak ingin pula berhenti menyakiti diri tepat dua hari sebelum hari ini perdebatan yang hampir mengajak kita kepada kata pisah pikiranku kian jauh, lalu kau... menuntun 'kita' kembali pulang. selamat dat an g sembilan -mu yang ke enam-belas six! kau kira awalnya hanya ini.. semoga aku bisa jadi pengucap yang pertama, ya! m aafkan atas kejadian tempo hari, semoga tulisan ini bisa menebusnya. sebagai hadia h paling indah yang pernah kau dapatkan dari sembilan mu yang lalu-lalu. aku tidak akan berkata-ka ta banyak kali ini, sebab kau tahu kau terus hidup di tiap aksara pada tulisanku aku bisa sa ja membahasakanmu kapa npun kau mau selamat dat an g sembilan -mu yang ke enam-belas six! tanpa kau ketahui aku sudah meny iapkan semuanya dari awal. maafkan aku, ka...