Para Pejuang Mimpi; FLASH
Artikel ini saya khususkan untuk kalian, para Pejuang Mimpi!
Ibu dan Bapak guru tak pernah bosannya menjejalkan kami nasihat agar kami lebih giat, giat, giat belajar.
mengingat jadwal ujian yang semakin menyapa. Bulan Maret-April, kakak-kakak kelas XII sudah dipertemukan dengan Ujian Semester 6. Setelah itu mungkin ada beberapa minggu tenang, dan mereka akan menghadapi ujian paling menegangkan sepanjang sejarah menuntut ilmu di bangku sekolah menengah. ialah Ujian Nasional yang berpuluh-puluh paket. dalam khayal saya saja, saya sudah merinding sendiri.
izinkan saya menuliskan kalian sesuatu, agar saatnya nanti kalian bisa mengingat saya; pernah menyastrakan kalian. (walau dalam catatan kecil).
" Perihal jadwalmu sangat padat, ya kak.
Jaga kesehatan kalian. Jangan malas makan (walau itu akan membuat perutmu makin subur), minum vitamin juga. Teruslah mendekatkan diri kepada sang Pemilik Hidup ini. Persiapkan dirimu dengan baik. saya yakin, setelah meninggalkan sekolah kita dengan label "alumni pertama", kalian akan menjadi orang-orang hebat. orang-orang yang bukan hanya bangga akan kelulusan kalian, tapi juga membuat sekolah dan (kami) adik-adikmu bangga akan keberhasilan kalian.
Jaga kesehatan kalian. Jangan malas makan (walau itu akan membuat perutmu makin subur), minum vitamin juga. Teruslah mendekatkan diri kepada sang Pemilik Hidup ini. Persiapkan dirimu dengan baik. saya yakin, setelah meninggalkan sekolah kita dengan label "alumni pertama", kalian akan menjadi orang-orang hebat. orang-orang yang bukan hanya bangga akan kelulusan kalian, tapi juga membuat sekolah dan (kami) adik-adikmu bangga akan keberhasilan kalian.
Maka, berjuanglah, Semangatlah kakak-kakakku!
Saya tahu, kehadiran saya kini tak berarti apa-apa bagi kalian. Tak apa.
Tapi izinkanlah bait-bait doaku mengiringi setiap langkah kalian. Beri ia kesempatan untuk merasuki jiwamu, lantas memberikan bibit semangat pejuang yang tangguh dalam hatimu.
Tapi izinkanlah bait-bait doaku mengiringi setiap langkah kalian. Beri ia kesempatan untuk merasuki jiwamu, lantas memberikan bibit semangat pejuang yang tangguh dalam hatimu.
dan kepada siapapun yang engkau temui kelak, kuharap mereka bersedia untuk setia mendukungmu, mendengarkan setiap kisahmu , menjadi tempat bersandar yang menghangatkan saat kau kedinginan akan tajamnya angin kehidupan, dan yang mampu memberikan bibit semangat, yang
kutahu akan lebih besar pengaruhnya padamu daripada doa-doa yang
kubisikkan dalam sujudku.


Komentar
Posting Komentar